Aku dapat lihat mulut berbicara mengungkapkan kata-kata...
Aku dapat lihat burung berkicauan sambil terbangdi angkasa...
Aku dapat lihat ombak menghempas pantai dan buih-buih yang berderai...
Aku dapat lihat kanak-kanak girang dengan asyiknya...
Aku dapat lihat hujan mencurah-curah di atas tanah yang basah...
Aku dapat lihat kotak televisyen dengan gambar-gambar yang berwarna...
Aku dapat lihat kenderaan di jalan raya menderu dengan lajunya...
Aku dapat lihat guli-guli kaca jatuh bertaburan di lantai...
Aku dapat lihat bayi menangis dan sang ibu mendodoinya...
Aku dapat lihat belon-belon pecah dan semua yang ada di situ akan tekup telinga...
Tapi aku cuma dapat lihat.....
Aku tidak dapat dengar perkataan yang keluar daripada mulut itu...
Aku tidak dapat dengar kicauan burung yang merdu itu...
Aku tidak dapat dengar deruan ombak yang memukul pantai...
Aku tidak dapat dengar hilai ketawa kanak-kanak itu...
Aku tidak dapat dengar bunyi hujan yang menyimbah bumi...
Aku tidak dapat dengar suara dari kotak televisyen...
Aku tidak dapat dengar bunyi bising kenderaan di jalan raya...
Aku tidak dapat dengar bunyi gulu-guli kaca melantun di atas lantai...
Aku tidak dapat dengar tangisan bayi yang meresahkan sang ibu...
Aku tidak dapat dengar bunyi belon yang pecah dan aku tidak akan tekup telinga...
Inilah luahan hatiku...
Luahan sang hati yang amat sunyi...
Sunyi tanpa suara dan irama...
Duniaku kalis bunyi...
Hanya tangan, memek muka dan mata sebagai isyarat komunikasi...
Adakah sesiapa yang tahu isi hatiku ini???
Hanya di atas lembaran ini ku tuliskan sepi...
FIRMAN ALLAH SWT :
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh isi hatinya dan Kami lebih dekat daripada urat lehernya"
*Surah Al-Qaaf (50) : 16...
Aku dapat lihat burung berkicauan sambil terbangdi angkasa...
Aku dapat lihat ombak menghempas pantai dan buih-buih yang berderai...
Aku dapat lihat kanak-kanak girang dengan asyiknya...
Aku dapat lihat hujan mencurah-curah di atas tanah yang basah...
Aku dapat lihat kotak televisyen dengan gambar-gambar yang berwarna...
Aku dapat lihat kenderaan di jalan raya menderu dengan lajunya...
Aku dapat lihat guli-guli kaca jatuh bertaburan di lantai...
Aku dapat lihat bayi menangis dan sang ibu mendodoinya...
Aku dapat lihat belon-belon pecah dan semua yang ada di situ akan tekup telinga...
Tapi aku cuma dapat lihat.....
Aku tidak dapat dengar perkataan yang keluar daripada mulut itu...
Aku tidak dapat dengar kicauan burung yang merdu itu...
Aku tidak dapat dengar deruan ombak yang memukul pantai...
Aku tidak dapat dengar hilai ketawa kanak-kanak itu...
Aku tidak dapat dengar bunyi hujan yang menyimbah bumi...
Aku tidak dapat dengar suara dari kotak televisyen...
Aku tidak dapat dengar bunyi bising kenderaan di jalan raya...
Aku tidak dapat dengar bunyi gulu-guli kaca melantun di atas lantai...
Aku tidak dapat dengar tangisan bayi yang meresahkan sang ibu...
Aku tidak dapat dengar bunyi belon yang pecah dan aku tidak akan tekup telinga...
Inilah luahan hatiku...
Luahan sang hati yang amat sunyi...
Sunyi tanpa suara dan irama...
Duniaku kalis bunyi...
Hanya tangan, memek muka dan mata sebagai isyarat komunikasi...
Adakah sesiapa yang tahu isi hatiku ini???
Hanya di atas lembaran ini ku tuliskan sepi...
FIRMAN ALLAH SWT :
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh isi hatinya dan Kami lebih dekat daripada urat lehernya"
*Surah Al-Qaaf (50) : 16...




0 ulasan:
Catat Ulasan